Judul : Vaksinasi Penyakit Rabies
link : Vaksinasi Penyakit Rabies
Vaksinasi Penyakit Rabies
Info Sehat | Selain bagian dari pengobatan, pemberian vaksin rabies juga bisa berfungsi sebagai pencegahan yang sebaiknya diberikan pada mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit ini, diantaranya:- Orang-orang yang tinggal di wilayah yang masih rawan rabies.
- Pecinta alam yang menjelajahi hutan dan gua.
- Peneliti lapangan yang sedang meneliti soal rabies.
- Pengurus kebun binatang.
- Dokter hewan.
- Pekerja toko hewan.
- Petugas laboratorium yang menangani sampel virus rabies.
- Wisatawan yang mengunjungi daerah rawan rabies yang tidak memiliki fasilitas kesehatan yang memadai.
Setelah menerima suntikan vaksin rabies, biasanya Anda akan mengalami efek samping ringan, seperti bengkak berwarna kemerahan dan rasa sakit pada bagian tubuh yang disuntik. Namun efek samping itu hanya sementara dan akan hilang setelah 1-2 hari. Beberapa efek samping lainnya yang sangat jarang terjadi adalah ruam, nyeri otot, muntah, demam ringan, dan sakit kepala.
Baca Juga : Penyebab Penyakit Rabies
Vaksin rabies tidak sulit ditemukan di Indonesia. Biasanya rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesehatan sudah menyediakan vaksin tersebut. Meski vaksin rabies tidak menimbulkan efek samping yang berarti, vaksin ini sebaiknya tidak diberikan kepada wanita hamil sebisa mungkin.
Vaksinasi lanjutan
Agar kekebalan tubuh terhadap rabies tetap terjaga, bagi mereka yang hidupnya selalu berisiko tinggi terkena rabies alangkah baiknya menjalani vaksinasi lanjutan. Vaksinasi rabies lanjutan ini dilakukan setahun setelah rangkaian atau paket vaksinasi pertama. Dan vaksinasi lanjutan kedua atau yang berikutnya biasanya berjarak tiga hingga lima tahun setelahnya.Langkah-langkah pencegahan rabies lainnya
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit rabies, selain melalui pemberian vaksin pada manusia, di antaranya:- Penyuntikan vaksin rabies pada hewan-hewan peliharaan kita.
- Mencegah hewan peliharaan kita berinteraksi dengan hewan liar yang berada di luar lingkungan rumah.
- Menghindari risiko digigit hewan liar dengan cara tidak mendekatinya atau menyentuhnya.
- Tidak menyentuh bangkai hewan liar.
- Mendirikan pagar rumah yang cukup aman melindungi anggota keluarga dari hewan-hewan liar.
- Mengajari anak-anak tentang bahaya rabies dan cara mencegahnya.
- Melaporkan pada pihak terkait (misalnya RT, RW, atau kelurahan) bilamana ada hewan liar yang dicurigai sakit rabies berkeliaran di lingkungan kita.
- Pertimbangkan untuk mendapatkan vaksin rabies jika bepergian ke daerah rawan rabies.
Demikianlah Artikel Vaksinasi Penyakit Rabies
Sekianlah artikel Vaksinasi Penyakit Rabies kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Vaksinasi Penyakit Rabies dengan alamat link https://infosehat793.blogspot.com/2017/08/vaksinasi-penyakit-rabies.html

0 komentar:
Posting Komentar