Judul : Memilih Alat Kontrasepsi
link : Memilih Alat Kontrasepsi
Memilih Alat Kontrasepsi
Memilih Alat Kontrasepsi - Kontrasepsi adalah metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Ada berbagai jenis kontrasepsi, masing-masing dengan manfaat dan kekurangannya masing-masing. Mempelajari semua jenisnya membuat Anda dapat menentukan mana yang paling tepat untuk Anda.Cara alami
Keluarga berencana secara alami dilakukan dengan menghindari hubungan seksual saat wanita sedang dalam masa paling subur. Mendeteksi masa subur dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti perhitungan kalender, memeriksa suhu tubuh, serta perubahan cairan vagina.
Kelebihan: tidak butuh biaya, alat, maupun obat apa pun.
Kekurangan:
- Membatasi hubungan seksual yang dilakukan secara spontan.
- Kesalahan perhitungan dapat mengakibatkan seperempat orang yang menerapkan cara ini mengalami kehamilan.
Kelebihan:
- Sangat efektif. Tingkat kegagalan hanya 8%.
- Melancarkan haid dan mengurangi kram saat haid, dapat juga menghentikan haid, tergantung jenisnya.
- Tidak melindungi pengguna dari penyakit menular seksual.
- Dapat mendatangkan risiko seperti meningkatnya tekanan darah, pembekuan darah, bercak darah, dan payudara mengeras.
- Beberapa wanita dianjurkan tidak mengonsumsi pil KB, misalnya: yang memiliki riwayat penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, gangguan hati, kanker payudara atau rahim, migrain, hingga tekanan darah tinggi.
Kelebihan:
- Tidak mahal.
- Melindungi pengguna dari sebagian besar penyakit menular seksual.
- Mudah didapatkan.
- Tingkat kegagalan mencapai 15%, terutama jika kondom tidak digunakan dengan tepat.
- Sekali pakai.
Kelebihan:
- Lebih efektif dari pil KB, dengan tingkat kegagalan 3%.
- Hanya disuntikkan 4 kali setahun.
- Relatif mahal.
- Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
- Dapat menyebabkan efek samping seperti bercak darah.
- Beberapa wanita tidak dianjurkan menggunakan alat kontrasepsi ini dalam beberapa kondisi, misalnya: memiliki riwayat migrain, diabetes, sirosis hati, maupun stroke dan serangan jantung. Selain itu, tidak disarankan juga untuk wanita yang ingin mempertahankan haid secara rutin.
Kelebihan:
- Sangat efektif dengan tingkat kegagalan kurang dari 1%.
- Dapat bertahan hingga 3 tahun.
- Relatif mahal.
- Dapat menyebabkan efek samping seperti haid tidak teratur.
- Dapat menyebabkan memar dan bengkak di awal pemasangan.
- Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
- IUD yang terbuat dari tembaga, seperti ParaGard, dapat bertahan hingga 10 tahun.
- IUD yang mengandung hormon, seperti Mirena, perlu diganti tiap 5 tahun sekali.
- Tidak memerlukan perawatan rumit.
- Tahan lama.
- ParaGard dapat menyebabkan haid tidak lancar.
- Dapat lepas.
- Dapat menyebabkan efek samping.
- Biaya mahal di awal.
Kelebihan:
- Memberikan perlindungan dari penyakit menular seksual.
- Menjaga suhu tubuh lebih baik dibanding kondom pria.
- Kurang efektif dibanding kondom pria.
- Dapat menimbulkan bunyi yang mengganggu.
- Sekali pakai.
- Tingkat kegagalan 21%.
Kelebihan: tidak mahal dan mudah digunakan.
Kekurangan:
- Beberapa jenis perlu diaplikasikan 30 menit sebelum berhubungan seksual.
- Jika terlalu sering digunakan, dapat menyebabkan iritasi dan meningkatkan risiko infeksi penyakit seksual menular.
- Umumnya perlu digunakan bersamaan dengan alat kontrasepsi lain.
- Tingkat kegagalan sekitar 29%.
Kelebihan: tidak mahal.
Kekurangan:
- Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
- Tingkat kegagalan 16%, terutama jika tidak dikenakan dengan tepat.
- Pemasangan harus dilakukan dokter.
- Harus dilepas saat haid.
Kelebihan: tidak mahal dan dapat digunakan hingga 2 hari.
Kekurangan:
- Tingkat kegagalan 30% pada wanita yang sudah memiliki anak, dan 15% bagi yang belum memiliki anak.
- Pemasangan harus dilakukan dokter.
- Harus dilepas saat haid.
- Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
Kelebihan:
- Tidak perlu repot mengingat untuk mengonsumsi pil.
- Melancarkan haid dan meminimalkan kram saat haid.
- Relatif mahal.
- Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
- Dapat menyebabkan efek samping yang serupa dengan efek samping pil KB.
Kelebihan:
- Hanya perlu diganti sebulan sekali.
- Melancarkan haid.
- Relatif mahal.
- Dapat menyebabkan iritasi dan efek samping.
- Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
Kelebihan:
- Tidak membutuhkan biaya, alat, ataupun hormon.
- Tingkat kegagalan 4%.
- Kadang tidak dapat dilakukan dengan tepat.
- Tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
Pada umumnya, setelah mencermati berbagai pilihan alat kontrasepsi, memilih yang sesuai dan disiplin serta patuh mengikuti petunjuk penggunaan dapat meningkatkan efektivitas perlindungan alat ini dalam mencegah kehamilan.
Sumbernya Dari : Alodokter.com
Demikianlah Artikel Memilih Alat Kontrasepsi
Sekianlah artikel Memilih Alat Kontrasepsi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Memilih Alat Kontrasepsi dengan alamat link https://infosehat793.blogspot.com/2017/08/memilih-alat-kontrasepsi.html

0 komentar:
Posting Komentar